Jumat, 5 Juni 2020

Ini Jumlah Kasus Yang Diungkap Polres Tebo Selama Tahun 2018

Rabu, 02 Januari 2019 - 17:09:36

MUARATEBO  - Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman yang di dampingi Wakapolres Tebo Kompol Yudha Pranata, senin (31/12) sekira pukul 17:00 wib menggelar press release di Mako Polres Tebo terkait pengungkapan kasus selama tahun 2018.
 
 
Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman mengatakan bahwa untuk kasus tindak pidana umum (Pidum) di wilayah hukum Po dalam penanganan kasus Narkoba selama tahun 2018 di wilayah Hukum Polres Tebo terjadi peningkatan dari tahun 2017 lalu, yang mana Polres berhasil mengungkap jumlah tindak pidana (JTP) selama tahun 2018 berjumlah 41 kasus sedangkan tahun 2017 lalu 33 kasus.
 
 
"Alhamdulillah untuk penanganan kasus Narkoba ada peningkatan dan ini merupakan prestasi yang kita peroleh," kata Kapolres.
 
 
Untuk tahun 2018, lanjut Kapolres, petugas berhasil mengamankan barang bukti Narkoba Jenis Shabu seberat 201,01 gram, Ganja 23,63 gram dan Extasi 2,48 gram dengan penyelesaian 45 kasus. Sedangkan tahun 2017 lalu petugas mengamankan Narkoba Jenis Shabu 169,722 gram, Ganja 24,01 gram dan Extasi seberat 1,45 gram dengan penyelesaian 42 kasus.
 
 
"Tahun lalu tersangkanya berjumlah 47 orang dan tahun ini sebanyak 55 orang," terang Kapolres.
 
 
Sedangkan penanganan lakalantas
 
di tahun 2018 hanya 53 kasus, jumlah tersebut sedikit menurun dari pada tahun 2017 lalu, tahun 2017 lalu jumlah lakalantas sebanyak 60 kasus,"Tahun 2017 kemarin lakalantas sebanyak 60 kasus, “kata kapoles Tebo. 
 
 
Dari 53 kasus lakalantas tahun 2018 ini, beber Kapolres, 32 korban meninggal dunia, 14 korban mengalami luka berat dan 67 korban mengalami luka ringan. "Total jumlah kerugian diperkirakan 785 juta rupiah," jelasnya. 
 
 
Sementara di Tahun 2017, lanjut Kapolres, dari 60 kasus lakalantas 26 korban meninggal dunia, 12 korban luka berat dan 60 korban luka ringan. "Jumlah kerugian material keseluruhan mencapai 840 juta rupiah," jelas Kapolres.
 
 
Saat ditanya seperti apa penanganan Kasus Narkoba terkait dominannya kasus Narkoba di sepanjang tahun 2018 di wilayah Hukum Polres Tebo, Kapolres menerangkan bahwa pihaknya justru ingin memperbanyak penangkapan. Pasalnya, dengan banyaknya penangkapan bukan berarti tingkat pengguna Narkoba tinggi.
 
 
"Di suatu wilayah yang tidak melakukan penangkapan bukan berarti wilayah tersebut bebas dari Narkoba," jelasnya.
 
 
Untuk itu, dengan banyaknya penangkapan ini Kapolres menghombau agar masyarakat tidak lagi menggunakan Narkoba. Dan jika ada masyarakat yang kecanduan Narkoba agar segera di rehabilitasi.
 
Penulis: Tarmizi
Editor: Chairudin