Jumat, 6 Desember 2019

SDN 66 MuaroJambi Butuh Perhatian

Senin, 11 Februari 2019 - 14:50:13

SENGETI  - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 66 kecamatan Sekernan kabupaten Muarojambi sudah berdiri selama 40 tahunan. Dari hasil pantauan di lapangan seperti yang di lihat kondisi sekolah tersebut sekiranya sudah mendapat pusat perhatian pemerintah kabupaten Muarojambi tidak seperti pada saat ini.
 
Menurut keterangan warga, ia selaku orang tua wali murid terkesan dengan keperdulian terhadap anak didiknya di SDN 66 tersebut, akan tetapi ada beberapa hal yang penting dalam keadaan kondisi ruang kelasnya sedikit mengalami kecenderungan. Seperti pelapon bagian atas termasuk meja belajar serta ruang kelas kekurangan juga pagar halaman sekolah.
 
Namun dari pada itu, Sekolah tersebut sebenarnya sudah layak di rehap berat.
" Kita sebagai mewakili seluruh wali murid sangat mendukung program pemerintah kabupaten muarojambi.dengan di perhatikan sekolah tersebut," ujarnya.
 
Wali murid menyebutkan, SDN 66 ini sekolah satu satunya untuk di minati para pelajar dan saat itu sekolah ini sudah sedikit ada perubahan. kenapa sekolah tersebut jauh ketinggalan dari sekolah lain. Nukan itu saja dari kapasitas anak muridnya sudah mencapai 500 san siswa.
 
Kemudian termasuk bagian sisi ruangnya yang saat ini, sekitar 19 RKB masih kurang. " Seperti anak kami yang kelas dua ada masuk siang ada juga dari pagi. Jadi kami sebagai orang tua wali murid minta kepada pemerintah kabupaten Muarojambi agar dapat untuk penambahan ruang kelas. Jangan sampai anak didik kami tidak lagi belajarnya seperti antria," jelasnya.
 
Sebut Wali Muridi lagi, Setidaknya sekolah ini sudah patut di rehap berat jika kita perhatikan dari sudut atas. " Maupun di bagian sisi dalamnya gedung sekolah kayunya sudah banyak yang rapuh.nah kita sangat kehawatiran terhadap anak didik. Takutnya kayu pelaponnya jatuh menimpa dirinya anak yang sedang belajar di dalam ruangan.
 
Imbuhnya, kami sebagai orang tua wali murid sekolah SDN 66 tersebut mohon sedikit menjadi perhatian dari pemerintah kabupaten Muarojambi. Agar anak anak kami tidak lagi mengalami antrian untuk belajarnya. " Adil dalam belajarnya kalau pagi ya semuanya masuk pagi. Harapan kita sekolah ini seperti sekolah yang lain tidak demikian yang menjadi terkendala," tandasnya.
Penulis: Almi
Editor: Chairudin