Jumat, 5 Juni 2020

Karyawan PT SKU jadi Target Penjualan Bandar Shabu di Tebo Ilir

Jumat, 22 Februari 2019 - 19:32:54

MUARATEBO - Selain mengambil Shabu dari lapas Bungo, ternyata Bandar Shabu Elda (35) warga Desa Betung Bedarah Timur, kecamatan Tebo Ilir kabupaten Tebo ini ternyata ia punya langganan khusus untuk menjual barang haram tersebut.

Selain menjual pada rekan-rekannya, ternyata ia juga menjual Shabu kepada karyawan PT. SKU Divisi 4 Desa Betung Bedarah Barat, kecamatan Tebo Ilir tempat ia pesta Narkoba sewaktu di ringkus Tim gabungan Satnarkoba Polres Tebo.

" Dari pengakuan bandar ia menjual kepada karyawan PT. SKU," ujar Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman, yang di dampingi Kasat Narkoba IPTU Rendie Rienaldy, S.I.K, saat konferensi press pada jum'at (22/02/2019).

Kapolres juga mengatakan bahwa untuk tersangka RV, SD, dan SH dikenakan pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1). Sedangkan, tersangka Elda pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) dan atau Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009.

" Dengan ancaman 15 tahun penjara dan terancam hukuman mati," pungkas Kapolres.

Sebelumnya, dari pengakuan Elda (35) warga Desa Betung Bedarah Timur Kec. Tebo Ilir Kab. Yang ditangkap bersama rekannya oleh Tim Gabungan Satresnarkoba pada Rabu (20/02) 16:30 sore di sebuah perkebunan kelapa sawit milik PT. SKU Divisi 4 Desa Betung Bedarah Barat, Mengaku bahwa pemasok Narkoba jenis Shabu yang ia jual berasal dari Napi lapas Kabupaten Bungo. 

Hal tersebut terungkap atas pengakuan tersangka Elda saat Polres Tebo menggelar Konferensi Pers di Mako Polres Tebo, pada jum'at (22/02/2019),"Dari pengakuan Bandar, ia mengambil Shabu tersebut dari Napi Lapas Bungo," kata kasat Narkoba, IPTU Rendie Rienaldy, S.I.K.

Sementara, tersangka Elda mengaku baru dua kali mengambil barang haram tersebut dari lapas Bungo. Ia mengambil Shabu tersebut dari seseorang yang sudah di kirim oleh Napi lapas Bungo.

"B aru dua kali bang, saya komunikasi dengan Napi itu lewat telpon. Dan saya tidak mengenali orang yang ngantar shabu itu ke saya," ujarnya. (Zie)

 

Penulis: Tarmizi
Editor: Raden Denni