Sabtu, 6 Maret 2021

11 Kasus Kebakaran Terjadi di Tebo

Selasa, 09 Juli 2019 - 14:11:56

MUARATEBO - Kasus kebakaran sepanjang tahun 2019 di Kabupaten Tebo masih tergolong rendah. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tebo mencatat hanya terdapat 11 kasus kebakaran.

Meski demikian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tebo tetap mewaspadai kasus tersebut. Pasalnya, berdasarkan informasi dari BMKG provinsi Jambi bahwa puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan Agustus 2019 nanti.

" Karena akan berhadapan dengan musim kemarau, saya minta masyarakat selalu waspada akan terjadinya kebakaran," pinta Plt. Dinas Damkar, Afriansyah, saat dikonfirmasi. Selasa (09/07/2019).

Sebelas kasus tersebut, lanjut Afriansyah, didominasi oleh kebakaran rumah, lahan dan tempat-tempat sampah. Sementara, penyebabnya kebakaran tersebut akibat dari konsleting listrik, puntung rokok, kompor gas dan kelalaian warga.

" Dari 11 kasus tersebut tidak ada korban jiwa, naum untuk total seluruh pada kerugian material mencapai 1.070.000.000 milyar," jelasnya.

Sementara, untuk menghadapi puncak musim kemarau pada Agustus nanti, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sudah menyiapkan 7 posko yang tersebar di wilayah rawan terjadinya kebakaran.

" Kita sudah siapkan posko seperti di Tebo tengah, Rimbo bujang, Tebo Ulu, Tebo Ilir, Sumay, VII Koto dan Muara Tabir," jelas Afriansyah.

Untuk VII Koto dan Muara Tabir, lanjut Afriansyah, belum ada Armada. Jika nanti terjadi kasus kebakaran pihaknya akan mrminta bantuan di Kecamatan Tetangga.

" Apapun keadaannya yang jelas untuk kasus kebakaran kita selalu siap, karena itu adalah tugas kita (Damkar)," pungkas Afriansyah. (*)

 

Penulis: Tarmizi
Editor: Riyan