Sabtu, 21 September 2019

Bakal Ada 65 Titik e-Warung di kabupaten Batanghari

Selasa, 10 September 2019 - 08:22:35
Ilustrasi..

Ilustrasi..

MUARABULIAN – Mulai September tahun 2019 ini, bantuan beras sejahtera (Rastra) dari pemerintah pusat akan diubah menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT). Bantuan tersebut tidak lagi berupa beras melainkan uang tunai sebesar Rp 110 ribu per rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM).

Kepala Dinas Sosial kabupaten Batanghari, Fauzan Azhari melalui Sudirman Saufie selaku Kabid Perlindungan Sosial mengatakan, penerima bantuan nantinya akan menukarkan uang itu dengan beras dan atau telur di e-warung. E-warung ini dibentuk di tiap kecamatan dalam kabupaten Batanghari.

“ Dikabupaten Batanghari akan ada 65 titik e-warung. Untuk penentuan titik transaksi e-Warung ini langsung dari Bank BRI. Dan saat ini kita masih menunggu percetakan kartu KKS dari Kanwil BRI Palembang. Kalau BRI sini sudah siap,” ujar Sudirman Saufie, Senin (9/9/2019).

Sudirman mengatakan, pemerintah akan membangun 65 titik e-warung atau layanan warung non-tunai di kabupaten Batanghari. Adapun e-warung ini merupakan warung yang menyalurkan bantuan pangan non tunai (BPNT) bagi para RTSPM. Warga bisa mendapatkan bahan pokok dalam BPNT melalui transaksi non-tunai. Dimana jumlah keluarga penerima manfaat, di kabupaten Batanghari sebanyak 13.700 kepala keluarga,” katanya.

Sudirman menjelaskan, saldo yang ada di KKS itu bisa dibelanjakan di e-warung tempatnya terdaftar. Dengan mekanisme tersebut, bantuan dari pemerintah tidak lagi disalurkan ke masyarakat dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bantuan bahan pokok. Beberapa komoditas yang dapat dibeli di e-warung seperti beras dan telur.

Pemerintah Batanghari menyalurkan BPNT untuk 13.700 KPM yang terdiri dari KPM penerima PKH dan KPM penerima beras sejahtera murni.

“ Kami harap pelaksanaan BPNT dapat terlaksana dengan lancar dan kendala yang terjadi dapat diminimalisir dengan baik,” harapnya.(mon)

Penulis: Elmir Rayyan
Editor: Riyan