Sabtu, 21 September 2019

Ribuan Warga Tebo Diserang ISPA

Rabu, 11 September 2019 - 16:18:43

MUARATEBO - Meski Dinas Kesehatan kabupatan Tebo sudah mengeluarkan surat edaran untuk warga agar mengurangi aktivitas diluar rumah akibat bencana kabut asap. Namun, jumlah penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) setiap harinya terus meningkat.

Hingga pertengahan September 2019 ini, Dinkes Tebo mencatat sebanyak 7.513 warga Tebo terserang Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Hal ini disampaikan langsung oleh Kedis Dinkes melalui Kasie Penyakit Menular, Dinkes Tebo, Riki Vernando, kepada media ini (11/09/2019).

Dirinya mengatakan, bahwa penderita ISPA di Kabupaten Tebo hampir menyebar disetiap kecamatan. Sementara itu penderita ISPA di kabupaten Tebo sebanyak 30 persen diderita oleh anak anak, sisanya orang dewasa.

" Sejauh ini 30 persen diderita oleh anak anak. Kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya memang tahun ini sangat tinggi," terangnya.

Menurut Riki, penderita ISPA di Tebo ini belum terlalu parah. Pasalnya, kebayakan penderita ISPA ini hanya mengalami batuk, pilek, flu dan demam. Semantara kalau untuk kasus yang berat seperti sampai meninggal dunia belum ditemukan. "I$PA ringan gajalanya masih seputaran batuk dan pilek saja," katanya.

Untuk menekan jumlah oenderita ISPA di Tebo pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke tiap Puskesmas untuk mengurangi aktifitas di luar. Selain itu upaya lainnya adalah Dinkes Tebo sudah memyebar ribuan masker ke sekolah atau warga.

" Sudah kita himbau dan beri bantuan masker ke warga. Kemungkinan lusa kita salurkan kembali masker ke tiap sekolah," jelasnya.

Riki mengaku, bahwa ISPU kota Tebo sejak kemarin diketahui berada di level 185 dengan PM 10 mencapai 218. Indeks ini masuk dalam kategori udara tidak sehat dan sejauh ini ISPU di kota Tebo nantinya bakal mengalami peningkatan," tutupnya. (Zie)