Selasa, 21 Januari 2020

Asik Berenang di Sungai Pengabuan, Zulfan Dikabarkan Tenggelam

Rabu, 15 Januari 2020 - 11:56:17
Warga saat mencari korban yang dikabarkan tenggelam kemarin..

Warga saat mencari korban yang dikabarkan tenggelam kemarin..

TANJAB BARAT - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Ini dialami anak ketiga dari bapak Matsyah warga Jalan Mustakim Rt 02 Kelurahan Sriwijaya, kecamatan Tungkal Ilir, kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dia adalah Zulfan Ansori, seorang pemuda berusia 16 tahun ini dikabarkan tengelam di sekitar Sungai Pengabuan pada Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 17.30 Wib.

Menurut keterangan dari berapa sumber dilapangan, Zulfan berenang bersama berapa temanya di sekitar sungai Pengabuan tepatnya di WFC depan pelabuhan Lasdap Kualatungkal.

Pada saat berenang, diduga korban kelelahan kemudian terbawa arus dan tengelam.

Mendapat laporan itu, para petugas dari tim Gabungan langsung dengan sigap melakukan pencairan.

Terpantau mulai sore kemarin hingga kini, para petugas dan dibantu warga masih berkacibaku melakukan penelisiran  terhadap Zulfan di senpanjang pengairan sungai Pengabuan dengan mengerakan berbagai armada.

Sampai saat ini Zukfan belum berasil ditemukan. Pihak keluarga dan masyarakat beharap dan berdoa agar petugas bisa secepatnya menemukan Zulfan.

Kapolsek Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Kuala Tungkal, IPTU Agung Heru Wibowo, saat dikonfirmasi di lokasi pencarian mengatakan, korban tenggelam bernama Zulfan (16), merupakan eks pelajar. Korban ini sudah tidak sekolah lagi,” sebut Kapolsek.

Kapolsek berujar, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi mata (rekan korban, red) kronologis kejadian berawal saat korban bersama saksi berenang di perairan sungai pengabuan tepatnya di dermaga WFC depan pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal.

Pada saat itu, korban bersama rekan-rekannya berenang menuju ke Pompong yang berjangkar di sungai dengan jarak dari dermaga WFC kurang lebih 20 meter, saat itu juga korban meminta tolong kepada rekannya dan rekannya yang bernama  M.Ilham langsung menolong korban yang pada saat itu dalam keadaan panik. Namun pada saat Ilham akan memegang tubuh korban, korban terlepas dan terseret arus kurang lebih 2 meter.

Melihat hal itu, rekan korban M. Yansah dan M. Ilham langsung berenang mengejar tubuh korban yang terseret arus dan waktu itu tubuh korban sempat terpegang rekannya tersebut. Namun, dikarenakan pada saat itu arus air sedang pasang dan sangat kuat, sehingga korban terseret dan masuk ke dalam air dan tidak kelihatan lagi.

Setelah itu rekan rekan korban masih mencari keberadaan tubuh korban selama kurang lebih 30 menit dikarenakan korban tidak kelihatan lagi, selanjutnya rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek KSKP.

Saat ini, sambung Kapolsek, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos Siaga Kuala Tungkal, BPBD Tanjab Barat, Polsek KSKP, Polair Mabes Polri, Polair Polres Tanjab Barat, Pos AL Kuala Tungkal, Kodim 0419 Tanjab, KSOP Kuala Tungkal dan Bea Cukai dibantu masyarakat nelayan masih melakukan penyisiran dan pencarian terhadap korban.

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Kapolsek.

Selain itu Pantauan di lokasi,pencariran selain melibatkan tim SAR gabungan pencarian juga  melibatkan orang pintar.

 

Penulis: Deni Yusni
Editor: Riyan