Kamis, 2 April 2020

DPKP Terima DAK Rp 346 Juta

Senin, 24 Februari 2020 - 09:35:10
 Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 346 juta lebih.

Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 346 juta lebih.

MUARABULIAN – Pemerintah kabupaten Batanghari melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Batanghari, di tahun 2020 ini terima kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 346 juta lebih.

Informasi yang dihimpun media ini dilapangan menyebutkan, bahwa DAK tersebut diperuntukkan untuk pengembangan jalan produksi perikanan di wilayah kabupaten Batanghari, khususnya akses jalan menuju kolam ikan galian dan kerambah.

Kepala DPKP kabupaten Batanghari, Ir. Kusumo Adiwijoyo melalui Kabid Produksi Perikanan, Syofyan, AM mengatakan, melalui DAK pusat Pemkab Batanghari melalui DPKP Batanghari pada tahun 2020 akan melakukan pengembangan jalan produksi perikanan, khususnya akses jalan menuju ke kolam dan kerambah ikan.

“Ada 4 lokasi pengembangan jalan produksi perikanan melalui DAK itu, diantaranya di wilayah desa Lubuk Ruso dan desa Teluk Ketapang, kecamatan Pemayung. Kemudian di desa Rambutan Masam, kecamatan Muaratembesi, dan di desa Aro, kecamatan Muarabulian,” ujar Syofyan pada Jumat (21/2/2020).

Untuk lokasi pengembangan jalan produksi perikanan ini, diakui Syofyan, itu berdasarkan usulan kelompok tani desa yang disampaikan kepada DPKP Batanghari, dan kemudian usulan itu di verifikasi kelapangan. Setelah di verifikasi, usulan itu disampaikan ke pemerintah pusat.

“Untuk lokasi diusulkan langsung kelompok petani desa ke dinas dan diteruskan ke pusat. Namun usulan tersebut kita verifikasi terlebih dahulu sebelum disampaikan ke pusat. Dan hasilnya terdapatlah 4 lokasi itu,” kata Syofyan.

 “Usulan ini disampaikan ke pusat pada tahun 2019 lalu dan direalisasikan tahun ini,” tambah Syofyan.

Lanjut Syofyan menuturkan, untuk panjang pengembangan jalan produksi pertanian di 4 lokasi tersebut, lebih kurang 886 meter, dengan total dana Rp 346 juta lebih.

“Untuk panjang total keseluruhan ada 886 meter, dengan total dana Rp 346 juta. Sementara untuk pengerjaan direncanakan triwulan kedua sudah mulai, dan saat ini persiapan perencnaan, seperti membuat RAB dan desain konstruksi,” terangnya. 

Menurutnya, keberadaan jalan produksi oleh para pelaku usaha budidaya perikanan dinilai dapat meningkatkan produktifitas perikanan dan pendapatan ekonomi masyarakat di wilayah kabupaten Batanghari.

Pengembangan jalan produksi perikanan di dalam suatu kawasan sentra produksi perikanan pada dasarnya bertujuan untuk memperlancar pengangkutan sarana dan prasarana produksi perikanan, pertanian dari kawasan permukiman (dusun dan desa) ke lahan usaha produksi, meningkatkan akses transportasi pengangkutan sarana produksi dari luar kawasan budidaya perikanan  ke kawasan budidaya perikanan, memperlancar pengangkutan produk perikanan dari kawasan

perikanan menuju sentra pemukiman, pemasaran dan pengolahan hasil pertanian, serta

mengurangi biaya transportasi yang menjadi bagian dari beban biaya produksi.

Penulis: Elmir Rayyan
Editor: Riyan