Sabtu, 28 Maret 2020

Antisipasi Covid-19, Prosesi Akad Nikah Pakai Masker dan Sarung Tangan

Rabu, 25 Maret 2020 - 16:29:43

 MERANGIN - Pencegahan penyebaran Virus Corona terus diupayakan. Pemkab Merangin meliburkan PAUD hingga SMP dan menutup tempat wisata, serta melarang besuk pasien di RSD Kol. Abundjani Bangko. Hal sama dilakukan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin. Kemenag Merangin membuat himbauan pencegahan penyebaran Covid-19 pada layanan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Dalam himbauannya, Kepala Kemenag Merangin, Marwan Hasan meminta agar masyarakat dapat mematuhi Surat Edaran Direktur Jenderal Bimas Islam nomor: P-002/DJ.III/Hk.00.7/03/2020, tentang Imbauan dan Pelaksanaan Protokol Penanganan COVID-19 pada area publik di lingkungan Dirjen Bimas Islam. "Antisipasi penyebaran Covid-19 pada pelayanan akad nikah di KAU. Agar proses akad nikah mulai dari petugas, wali nikah dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul," ujar Marwan Hasan. Tidak itu saja, Kemenag juga membatasi jumlah orang yang mengikuti proses akad nikah dalam ruangan KAU hanya 10 orang. Calon pengantin dan keluarga mengikuti proses akad nikah harus telah membasuh tangan dengan sabun atau Hand Sanitizer serta memakai masker. "Begitupun sama untuk pelayanan akad nikah yang diluar KUA. Tempatnya harus ditempat terbuka atau ruangan yang berventilasi sehat," ujarnya lagi. Kemudian Kemenag juga meniadakan semua layanan sementara waktu yang berpotensi menjalin kontak jarak dekat serta menciptakan kerumunan, selain kegiatan pelayanan administrasi dan pencatatan nikah di KUA. "Seperti bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, konsultasi perkawinan, bimbingan klasikal dan hal lain sebagainya," jelasnya.

Penulis: Doni Sobri
Editor: Riyan