Jumat, 22 Januari 2021

Revitalisasi Pasar Keramat Tinggi Muarabulian Batal

Minggu, 12 April 2020 - 14:11:48
Istimewa...

Istimewa...

 

MUARABULIAN – Rencana pemerintah kabupaten Batanghari untuk revitalisasi pasar Keramat Tinggi Muarabulian pada tahun ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat batal.

Ini dikarenakan dana DAK pusat lebih kurang Rp 3,1 miliar untuk merevitalisasi pasar Keramat Tinggi tersebut dialihkan untuk penanggulangan wabah Virus Corona saat ini.

Batalnya revitalisasi pasar Keramat Tinggi Muarabulian ini diketahui berdasarkan pengakuan Kabag UKPBJ Setda Batanghari, Almi Cab, SKM saat ditemui media ini terkait pembatalan paket proyek DAK pusat di kabupaten Batanghari, Selasa (7/4/2020).

Kepada media saat itu Almi Cab menjelaskan, bahwa paket proyek melalui DAK pusat yang dihentikan di bagian UKPBJ kabupaten Batanghari ada Empat Dinas, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ada 12 paket, Dinas Koperindag ada 1 paket, Dinas Perpustakaan dan Kerarsipan ada 2 paket dan Dinas Lingkingan Hidup ada 1 paket.

Dibatalkannya revitalisasi pasar Keramat Tinggi Muarabulian tahun ini diakui Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Batanghari, Safe'i.

“Yo begitu la dek,” jawab Kepala Koperindag Batanghari melalui pesan Whatsapp pada Rabu (8/4/2020).

Sebelumnya melalui Kabid Perdagangan pada Dinas Koperindag Batanghari, Ferriyanto pernah mengatakan, di tahun ini pemerintah daerah Batanghari mendapatkan kucuran DAK pusat lebih kurang sebesar Rp 3,1 miliar yang akan digunakan untuk merevitalisasi pasar rakyat di Batanghari, yakni pasar Keramat Tinggi Muarabulian.

Dana tersebut nantinya akan difokuskan untuk rehab Mall depan yang ada di pasar Keramat Tinggi. Akan tetapi tidak hanya itu, dana tersebut juga akan digunakan untuk merehab atap bangunan pasar, cat, perbaikan WC maupun sarana yang lainnya,” kata Feriyanto.

Menurutnya, upaya merevitalisasi pasar adalah upaya untuk menjaga hubungan antara pedagang dan pembeli di sekitarnya, dan menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

 

Penulis: Elmir Rayyan
Editor: Riyan