Jumat, 22 Januari 2021

1.350 Hektar Padi Sawah di Batanghari Terkena Banjir

Senin, 04 Mei 2020 - 18:48:51
Istimewa..

Istimewa..

 

MUARABULIAN - Lebih dari seribu hektar benih padi sawah di kabupaten Batanghari terkena banjir. Akibatnya para petani terancam gagal tanam.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, sementara lokasi benih padi sawah yang terendam banjir berada di dua kecamatan dalam kabupaten Batanghari. Dua kecamatan itu adalah, kecamatan Maro Sebo Ulu dan Mersam.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten Batanghari, Mara Mulya Pane melalui Kabid Produksi dan Tanaman Pangan, Isnen, SP mengatakan, berdasrkan data yang diterima pihaknya dari Koordinator BPP Kecamatan pada Senin 4 Mei 2020 pagi, terdapat lebih kurang 1.350 hektar lahan sawah petani yang sudah ditanami benih terkena banjir.

1.350 hektar lahan sawah tersebut berada di dua kecamatan, yakni di kecamatan Maro Sebo Ulu dan kecamatan Mersam. Dengan rincian di kecamatan Maro Sebo Ulu terdapat 1.290 hektar lahan sawah yang sudah ditanami benih padi dengan usia sekitar satu bulan terkena banjir. Kemudian di wilayah kecamatan Mersam terdapat sebanyak 60 hektar lahan sawah yang juga sudha ditanami benih padi.

“Saat ini kondisi sawah yang sudah ditanami padi rata-rata umur 1 bulan masih digenangi air,” ujar Isnen pada Senin (4/5/2020).

“Untuk sementara data lahan sawah yang terkena banjir itu kita terima dari Koordinator BPP Kecamatan, sedangkan laporan resmi dari POPT belum kita terima, karena POPT yang berkompeten,” tambah Isnen.

Isnen mengaku, jika benih padi sawah yang terkena banjir tersebut dalam beberapa pekan kedepan airnya tidak surut, berkemungkinan benih padi yang sudah ditanam akan gagal tanam.

“Mudah-mudahan air segera surut, agar benih padi yang ditanam petani tidak mati,” harap Isnen.

Diketahui banjir merendam lahan sawah petani tidak lain dampak dari meningkatnya debit air sungai Batanghari beberapa hari terakhir, ditambah derasnya guyuran hujan yang terjadi di wilayah Batanghari khusunya.

Penulis: Elmir Rayyan
Editor: Riyan