Sabtu, 23 Januari 2021

Jasad Nada Ditemukan Mengapung di Sungai Batanghari

Minggu, 10 Mei 2020 - 17:41:53
Istimewa..

Istimewa..

 

MUARABULIAN - Nada Nazipah (6) tahun, warga RT 12 desa Mersam, kecamatan Mersam, kabupaten Batanghari akhirnya ditemukan mengapung di sungai Batanghari di wilayah desa Sungai Baung, kecamatan Muarabulian pada Minggu (10/5/2020).
 
Korban ditemukan warga setempat dalam kondisi tidak bernyawa.
 
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, jasad korban awalnya ditemukan warga saat mencari ikan di wilayah RT 06 desa Aro, kecamatan Muarabulian sekitar pukul 11.15 WIB.
 
Setelah ditemukan jasad korban langsung dievakuasi ke RT 02 tepatnya di pelabuhan ketek desa Sungai Baung.
 
Untuk diketahui, Nada Nazipah (6) tahun, warga RT 12 desa Mersam, kecamatan Mersam, tenggelam di sungai Batanghari saat mandi di jamban pada pukul 15.30 wib, Jumat (8/5/2020) sore.
 
Lokasi kejadian tepatnya di RT 12 desa Mersam, kecamatan Mersam kabupaten Batanghari. 
 
Bahroji, Anggota TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, kepada media ini mengaku kejadian itu berawal dari Nada Nazipah hendak mandi di sebuah jamban di tepian sungai Batanghari dan dia sempat membawa ember berisikan keperluan untuk mandi.
 
"Dia mau mandi, bawa ember sabun. Ada yang melihat dia tenggelam. Nenek atau bibinya, saya belum mengetahui secara jelas," katanya. 
 
Diketahui upaya pencarian Nada Nazipah (6) tahun, warga RT 12 desa Mersam, kecamatan Mersam, kabupaten Batanghari hingga hari kedua Sabtu (9/5/2020) terus dilakukan.
 
Namun upaya Tim SAR gabungan BPBD, Basarnas, TNI dan Polri belum membuahkan hasil.
 
Dimana dihari kedua pencarian korban Tim memokuskan di titik Radius 100 meter dan menambah Radius upaya penyisiran korban di permukaan 1 Km dan menjelang sore harinya hingga di area belakang masjid Besar Mersam dengan total jarak pencarian hingga 5 Km.
 
Tim Selam dari Basarnas belum bisa melakukan upaya penyelaman dikarena visibiliti jarak pandang di dalam sungai serta kecepatan arus air surut banjir yang kencang dinilai masih beresiko tinggi bagi penyelam.
 
Hingga laporan ini di sampaikan korban belum ditemukan, mengingat senja dan waktu berbuka puasa Tim memutuskan untuk beristirahat dan bersiaga di Lokasi Posko lapangan pencarian korban tenggelam.
 
Demikian Laporan Perkembangan Operasi Pencarian Korban Musibah Tenggelam di sampaikan, mohon petenjuk dan upaya selanjutnya dari unsur pimpinan," ujar Bahroji melalui akun facebooknya pada Sabtu (9/5/2020) sore.
Penulis: Elmir Rayyan
Editor: Riyan