Minggu, 5 Juli 2020

Belanja Covid-19 di Batanghari Baru 10 Persen

Kamis, 14 Mei 2020 - 14:33:42

MUARABULIAN - Belanja penanganan Covid-19 (C-19) melalui APBD Kabupaten Batanghari hingga saat ini baru sepuluh persen. Angka tersebutb dipersentadekan dari total dana penanganan sebesar 44,9 milyar yang disiapkan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Batanghari M. Azan saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan bahwa realisasi anggaran covid baru 4,8 Milyar jika di grapik mencapai 10 persen dari total anggaran tersebut.

" Dana yang sudah terealisasi dari hasil rasionalisasi anggaran tersebut sesuai data permintaaan kurang lebih 10 persen. Belanja itu digunakan untuk keperluan medis dan pembayaran jasa insentif tenags medis, itu untuk sementara waktu," kata M Azan.

Azan juga mengatakan bahwa dari anggaran C-19 sebesar 44,9 M ini dipecah 32 Milyar digunakan untuk keperluan sosial (BLT), sedangkan 11,5 Milyar untuk kesehatan didalamnya ada untuk alkes dan tenaga medis. Sedang 1 milyar lebih disiapkan untuk sekertariat Gugus Tugas C-19.

"32 M yang diperuntukkan untuk keperluan sosial ini diperkirakan cukup, Sementara 11 M lebih ini untuk bidang kesehatan 95 persennya untuk pembelian Alkes dan 5 persennya untuk tenaga medis, dan 1 M lebih untuk Sekertariat Gugus tugas, semuanya itu di siapkan untuk penangan selama tiga bulan," pungkas Azan.

Untuk percepatan penggunaan dana C-19 BKD menunggu usulan pembayaran dari BPBD yang merupakan sekertariat C-19, namun BPD harus menyampaikan usulan dari instansi terkait dalam data belanja yang harus di lengkapi.

" BPBD dalam hal ini juga menunggu dari instansi terkait seperti Dinsos, Dinkes untuk usulan pencairan, kalau sudah diusulkan oleh BPBD akan segera di cairkan," tandas Azan.

Penulis: Kms Chairudin
Editor: Elmirayyan
Sumber: www.batangharinews.com