Minggu, 24 Januari 2021

Tim Sinteldam II/Sriwijaya Gelar Uji Petik P4GN di Kodim 0420/Sarko

Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:58:47

 

MERANGIN  -  Sebagai bentuk komitmen TNI Terhadap Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Sinteldam II/Sriwijaya melaksanakan sosialisasi dan uji petik terhadap personil Kodim 0420/Sarko, Jum'at (14/8/2020) di Aula Ahmad Yani Makodim 0420/Sarko.

Sosialisasi dan uji petik oleh Tim Sinteldam II Sriwijaya dipimpin oleh Pabanda Pam Sinteldam II/Sriwijaya Mayor Inf Henggar Tri Wahono, dan dibantu oleh Staf Intel Kodim 0420/Sarko dan Poskes 02.10.14 Sarko.. diawasai  anggota Subdenpom Persiapan Sarko dan Provost Kodim Sarko.

Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han. melalui Kasdim Mayor Inf Edi Arman, SH. menjelaskan bahwa Sosialisasi dan Uji Petik Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Personel Jajaran Kodim 0420/Sarko TW. III Tahun 2020 yang dipimpin langsung Pabanda Pam Sinteldam II/Sriwijaya tersebut merupakan sarana yang sangat tepat sebagai langkah awal upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) khususnya prajurit Kodim Sarko.

"Dengan kegiatan ini diharapkan bisa memperkuat komitmen kita dalam mensosialisasikan dan perang terhadap Narkoba,” ujar Kasdim.

Kasdim juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat bersama-sama menolak dan perang terhadap narkoba di wilayah Sarolangun dan Merangin Jambi dengan meningkatkan pengawasan kepada putra putrinya agar terhindar dari Narkoba. 

Pabanda Pam Sinteldam II/Sriwijaya Mayor Inf Henggar Tri Wahono saat dikonfirmasi mengatakan bahwa setelah dilakukan uji petik test urine, tidak ada ditemukan anggota prajurit Kodim Sarko yang Positif Narkoba.

"Alhamdullilah, hasil uji petik test narkoba terhadap 40 orang anggota di Jajaran Kodim 0420/Sarko yang diambil secara acak bersih dari Narkoba, dan kita memegang komitmen jika ada anggota yang terindikasi pengguna narkoba, kita akan tindak tegas dan sanksinya tidak bisa di tawar tawar lagi,” tegasnya.
Penulis: Doni Sobri
Editor: Riyan