Sabtu, 27 Februari 2021

Tiga Anggota DPRD Muarojambi Duduk Bersama Kaum Milenial

Senin, 25 Januari 2021 - 14:34:10

MUAROJAMBI - Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muarojambi, Eddison, Baijuri dan Rusdi Saleh, lakukan diskusi dalam bentuk Poli Umum (Pojok Literasi dan Diskusi Umum), Minggu malam (24/1). Adapun diskusi ini sebagai bentuk diskusi antara Dewan dengan masyarakat terkait dengan permasalahan masyarakat di Salah Satu Cafe Sengeti, tepatnya depan Polsek Sekernan.

Turut hadair dalam acara ini Lurah Sengeti yang di wakili Seklur Syamsul, tokoh masyarakat Masrul Ahmat Ripin, moderator atau pembawa acara, dr. Yodi Wijya.

Adapun diskusi yang dibahas ini salah satunya berkaitan dengan bantuan masyarakat. Hal ini dibahas mengingat perekonomian masyarakat yang sangat menurun dalam kondisi pandemi Covid 19.

"Saat ini masyarakat di tuntut untuk pro aktif dan jemput bola. Karena memang saat ini berbeda dengan jaman dulu. Perlu syarat-syarat yang memang harus di penuhi," kata Eddison saat menjawab pertanyaan para peserta.

Lebih lanjut diterangkannya bahwa soal bantuan, kata Eddison masyarakat mau tidak mau harus mempersiapkan segala persyaratan administrasi. Seperti halnya bantuan di bidang pertanian maka di perlukan adanya kelompok tani yang berbadan hukum.

"Kalo di bidang peternakan harusnya punya kelompok tani peternakan, pertanian juga harus punya kelompok tani dan harus berbadan hukum. Itu yang harus di lakukan sekarang. Jadi masyarakat yang harus jemput bola. Kalo nunggu tidak bakal dapat, negara kita punya aturan," ungkapnya

Sementara Baijuri saat menjawab pertanyaan peserta, ia menerangkan bahwa saat ini pihak DPRD Muarojambi tengah memperbaiki data terkait dengan masyarakat kurang mampu. Karena menurutnya saat ini data yang di pakai adalah data lama.

"Di DPR yaitu seperti data PKH ini tengah kita bahas untuk di update. Karena data yang ada itu data 2013 lalu. Yang meninggal masih ada, dan ngubah itu tidak mudah, memang harus di tata dari awal," pungkasnya.

 

Penulis: Sutan Muda Daulay
Editor: Riyan