Sabtu, 10 April 2021

Pacu Integritas Siswa, SMAN 1 Batanghari Terapkan Ujian Android

Senin, 29 Maret 2021 - 12:28:14
Hari Pertama Siswa SMAN 1 Batanghari saat melaksanakan Ujian Android Senin (29/03/2021).

Hari Pertama Siswa SMAN 1 Batanghari saat melaksanakan Ujian Android Senin (29/03/2021).

MUARABULIAN - Sejak empat tahun terakhir sekolah menengah atas (SMA) Negeri 1 Batanghari menguji siswanya dengan ujian berbasis Android. Hal tersebut berjalan epektif, karena dapat meningkatkan integritas siswa dalam ujian.

Ditahun pelajaran 2020/2021 semester akhir ini, SMAN 1 Batanghari kembali menguji siswa-siswinya yang duduk dibangku kelas XII (Dua Belas) dengan berbasis Android.

" Hari ini (kemarin-red), kita melaksanakan ujian akhir sekolah untuk kelas XII, selama tujuh hari kedepan. Siswa melaksanakan ujian menggunakan android," ujar Kepsek SMAN 1 Batanghari Dra. Roni Setiawati, kepada wartawan, Senin (29/03/2021) kemarin.

Ujian berbasis android kata kepsek sudah diterapkan SMANSA pada ujian sekolah sejak empat tahun terakhir. Ditahun 2021 ini mengingat pembelajaran belum normal seperti biasa, siswa tetap ujian menggunakan android dikelas.

" Pada UAS kelas akhir ini siswa tetap ujian android, namun memang sesuai dengan Prokes covid-19, siswa satu ruangan dibatasi. Enam belas siswa perkelas dan ada penambahan ruangan untuk ujian dimasa pandemi ini," sebut Roni.

Ia menjelaskan, ujian akhir sekolah kelas XII ini diikuti 216 siswa selama tujuh hari kedepan. " Hari pertama ini siswa ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika," kata Kepsek.

Dipaparkan Kepsek, bahwa ujian berbasis Android ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan integritas siswa. Karena ujian ini siswa memang berpacu menjawab soal dan tidak dapat menyontek ke siswa lain. Hasil ujian, juga lansung masuk ke aplikasi android ini sesuai dengan basis data soal dan jawaban yang telah di input melalui operator aplikasi ujian sekolah ini.

Selain itu, alasan ujian android ini juga dapat mengurangi beban biaya soal dan dapat menghemat anggaran serta pengurangan sampah yang tersebar pada saat ujian.

Sebut kepsek lagi, Prokes pada saat ujian sangat diterapkan dan diawasi satgas saat ujian. Namun, masih ada kelemahan mengingat anak-anak masih ada yang membandel. Tetapi sekolah tetap mengingatkan keamanan dan keselamatan agar tetap menggunakan prokes kepada siswa-siswi.

" Harapan kami siswa sukses dalam pelaksanaan ujian menaati aturan dimasa pandemi Covid-19 ini. Semoga pembelajaran 2021/2022 nanti, proses belajar mengajar kembali normal seperti sediakalanya," pungkas Roni.

Penulis: Kms Chairudin
Editor: CH/EL