Sabtu, 1 Oktober 2022

Diduga Ratusan Juta ART Tiga Rumdis Unsur Pimpinan Dewan Muarojambi Bebani Keuangan Daerah

Selasa, 02 Februari 2021 - 11:42:56

MUAROJAMBI - Tiga unit rumah dinas unsur pimpinan DPRD Kabupaten Muarojambi diduga tidak pernah ditempati. Sedang anggaran rumah tangga terus dinikmati bertahun - tahun.

Adapun tiga unit rumah dinas tersebut, yakni Rumdis Ketua DPRD Yulia Setia Bakti berserta kedua wakilnya, Ahmad Haikal dan Agustian Mahir.

Dimana ketiga unsur pimpinan DPRD Muarojambi tersebut, diduga masih tetap menikmati tunjangan rumah tanggan dari Pemerintah Kabupaten Muarojambi sampai sekarang, meskipun tidak pernah menepati Rumdisnya.

Tentunya bila benar dugaan tersebut, sangat disayangkan karena selain menyalahi fungsi peruntukan rumdis, dan membenani ratusan juta keungan daerah pertahunnya.

Menanggapi permasalahan ini, Masrul Ahmmad Ripin salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Sengeti yang juga merupakan mantan anak dari Bupati Muarojambi Ahmad Ripin. Ia mengatakan, seharusnya pihak legeslatif itu adalah corongnya permaslahan ini, karna fungsi mereka adalah legelisasi, pengawasan dan bajeting.

"Kalau mereka sendiri saja sudah melanggar serta tidak mentaati peraturan, bagaimana fungsi mereka itu bisa berjalan dengan baik dan benar di Kabupaten Muarojambi ini," ucapnya.

Selain itu, mirisnya kondisi rumdisnya dewan ini juga menjadi contoh cerminan wajah DPRD Muarojambi yang diduaga tidak benar-benar menjalankan fungsinya selaku legeslatif. Dimana tiga rumdis dewan muarojambi ini dalam keadaan tidak terurus akibat tidak benar - benar ditepati.

Seperti terpantau awak media, rumah ketua DPRD Muarojambi yang saat ini menjadi tempat penitipan belasan mobil dinas yang rusak dan dua rumah wakilnya yang tidak terurus hingga ditumbuhi tingginya rererumputan.

Sementara itu Sekertaris Dewan Muarojambi, Ahmmad Riduwan, ketika ditemui awak media terkait permaslahan ini belum memberikan keterangannya. Ia hanya mengatakan tunggu. "Nanti ya, saya lagi mau ke Pengadilan Negeri, nanti ya," ungkapnya kepada wartawan.

 

Penulis: Sutan Muda Daulay
Editor: Riyan