JAMBI - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto Edi mengatakan, jika Karhutla selalu menjadi ancaman dalam setiap musim kemarau. Terutama di lahan gambut.
Karena itu, kata Edi, perlu adanya sinergitas dari semua pihak untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan sebelum terjadinya kebakaran.
"Harus ada grand design, nggak bisa dadakan, terkait peraturan dan anggaran, DPRD siap mendukung," kata Edi saat melakukan peninjauan persiapan pencegahan karhutla bersama Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo.
Kekompakan tampak terlihat dalam kunjungan yang juga diikuti oleh Kepala BPBD itu. Tiga petinggi instansi pemerintah itu memantau kesiapan pencegahan Karhutla di kawasan PT BEP, Desa Puding, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Selasa (2/2).
“Kami mengapresiasi kesiapsiagaan TNI/Polri, kami berharap ini menjadi kerja-kerja jangka panjang yang berkesinambungan, terukur dan berdampak nyata," ujar Edi.
Desa Puding sendiri merupakan salah satu langganan karhutla. Bahkan desa ini sempat viral karena langitnya memerah akibat kebakaran.
Selain itu kedatangannya langsung ke Desa Puding juga ingin melihat langsung usaha-usaha yang sudah dilakukan. Termasuk perusahaan yang berada di lokasi rawan karhutla.
Ia bersama Kapolda juga memberikan support dan semangat kepada petugas baik dari TNI/Polri dan BPBD untuk terus bekerja karena saat ini sudah masuk musim kemarau dan ditambah lagi di era pandemi Covid-19.
"Tentu kita memberikan support dan semangat kepada petugas pemadam kebakaran termasuk petugas- petugas lain, dan kesiapan antisipasi terhadap kebakaran lahan baik sengaja maupun tidak sengaja, perorangan maupun korporasi,” katanya.
Ia juga mengatakan, sebagai ketua DPRD Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih atas kesigapan TNI/Polri.
"Mudah-mudahan sukses dan manfaatnya semakin banyak untuk masyarakat Jambi," ujarnya.
Editor: Riyan
Sumber: Humas DPRD Provinsi Jambi








