Rabu, 24 Juli 2024

Warga Sekitar Fasilitas Operasi PEP Field Jambi Dihimbau Untuk Tidak Melakukan Kegiatan Membahayakan

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:20:27

 

JAMBI - Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe'i mengatakan, terkait dengan keberadaan lapangan minyak Pertamina EP Field Jambi yang berada di tengah Kota Jambi, ini sebenarnya menjadi persoalan. 
 
Safe'i sendiri mengaku tata ruang Kota Jambi sendiri sudah baik, sehingga berdampak bagaimana kemampuan Pertamina harus jeli dalam melaksanakan kegiatan operasinya yang harus memperhatikan aspek lingkungan dan masyarakat.
 
Terkait hal itu, lanjut dikatakan Safe'i, dimana ada kejadian di beberapa berita antara sumur dengan rumah warga, sumur dengan fasilitas pendidikan yang sangat berdekatan, ini memang bukan Pertamina yang baru ngebor, tapi memang masyarakat yang datang ke titik-titik ini.
 
Untuk itu kami Pertamina membutuhkan bantuan teman - teman media untuk menyampaikan kepada masyarakat yang berada disekitar fasilitas baik sumur maupun fasilitas operasi untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang membahayakan. Karena, ada sekitar 160 sumur yang masih aktif produksi minyak. Ini yang sering kali menjadi catatan bagaimana yang terjadi di wilayah Kenali Asam, Kota Jambi.
 
"Kalau dilapangan lapangan Migas yang lain, itu jauh dari warga atau tidak dekat dengan warga. Untuk fasilitas yang ada di Kenali Asam inilah yang ada di dalam Kota, apa karena perluasan Kota nya atau penduduk nya yang semakin banyak, yang tadinya area terbatas, tapi sekarang menjadi tempat tinggal warga," kata Safe'i kepada media, Selasa  (9/7/2024).
 
Dampaknya apa, kata Safe'i, teman-teman Pertamina harus selalu waspada, selalu mengingatkan, harus selalu turun ke masyarakat. Karena selain sumur sumur tersebut harus dijaga untuk meningkatkan produksi, ya itu tadi, pertanyaan saya masih adakah rencana pengeboran pengeboran baru.
 
"Karena kami ini (Pertamina) diberikan wilayah kerjanya di dalam bumi, maka mau tidak mau kami juga harus menyelesaikan diatas buminya dengan masyarakat," tegas Safe'i.
 
Hal ini tentunya perlu dukungan teman teman media kalau nantinya ada masyarakat yang melakukan hal-hal yang membahayakan agar teman teman media bisa mengangkat masalahnya dengan tepat, adil dan memberikan edukasi kepada masyarakat," kata Safe'i.
 
Safe’i juga berharap anggota FJM Jambi semakin memahami cara-cara kerja produksi hulu Migas.
 
“Saya juga meminta dukungan FJM Jambi agar target 1 juta barel per hari pada tahun 2030 dapat tercapai,” ujar Safe’i.
 
 
Penulis: Raden
Editor: Raden Denni