Senin, 9 Desember 2019

Bertugas Saat Pemadaman Karhutlah, Asmara Meninggal Dunia

Jumat, 23 Agustus 2019 - 10:13:03
Asmara yang sempat dilarikan kerumah sakit

Asmara yang sempat dilarikan kerumah sakit

MUARABULIAN - Anggota Manggala Agni Daops Muara Bulian Kabupaten Batanghari, Asmara menghembuskan nafas terakhirnya Jumat (23/8) dini hari. 

Korban meninggal akibat tertimpa pohon saat bertugas memadamkan kebakaran di Hutan Taman Raya (Tahura) KM 13, Desa Senami.

 Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 15.00 WIB. 

Dia menjelaskan kronologi kejadiannya. Saat itu, Tim Satgas sedang melakukan pemadaman dengan menggunakan tanki milik MA Daops Muara Bulian.

Saat suplai air di tanki tersebut habis, Tim kemudian bermaksud melakukan pengisian ulang tanki, diikuti oleh Asmara dan Kuntoro dengan menggunakan sepeda motor.

Beberapa meter berjalan tiba-tiba sebatang kayu besar roboh menimpa kepala Asmara. Kondisi korban pun kritis. 

Tim Satgas Karhutla segera membawa korban ke RSUD Abdul Majid Batoe Muara Bulian. Sementara peralatan medis yang ada di RS tersebut kurang menunjang, korban pun dirujuk ke RS Siloam Jambi.

"Akan tetapi takdir berkata lain saudara Asmara meninggal dunia sekira pukul 01.15 Jum'at, 23 Agustus 2019," kata Agus. 

Sebelumnya, korban sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Hamba Muara Bulian untuk mendapatkan perawatan. 
Hanya saja, kondisinya dikhawatirkan makin memburuk dan harus dibawa ke RS Siloam Jambi.

Dr Desi sebelumnya mengatkan, selaku dokter jaga poli umum RSUD Hamba Muara Bulian.
"Korban mengalami luka robek pada kepala sebelah kiri, pendarahan aktif pada telinga sebelah kiri sehingga dirujuk ke RS Siloam. Ditakutkan ada Fraktur Basis Kranii atau patah tulang tengkorak," sebutnya kepada wartawan.

Dari hasil pemeriksaan, kata Desi tak ada luka lain pada tubuh korban. 

"Lukanya hanya dari telinga serta muntah darah. Kita takutnya ada fraktur dan karena di sini tak ada alat scannya," ujarnya.

Asmara meninggalkan satu istri dan dua anak. Jenasah akan dimakamkan di desa kelahirannya yaitu di RT 05 Dusun Anggrek, Desa Bathin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
Manggala Agni merupakan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Indonesia yang dibentuk oleh Kementerian Kehutanan sejak 2003.


Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala BPBD Kabupaten Batanghari, Nazhar melalui pesan Whatsapp.
"Innalillahiwainalillahirojiun. Kami keluarga besar BPB Batanghari turut berduka," ujarnya.

 

Penulis: Chairudin
Editor: Riyan