Selasa, 4 Agustus 2020

Soal Tiang listrik Miring, Camat Akui Tak Punya Kewenangan

Selasa, 23 Juni 2020 - 13:58:33

 


TANJAB BARAT - Camat Seberang Kota, Iyal, respon keluhan warga terkait buruknya proyek lisdes di wilayah kerjanya. Pasalnya, kondisi tersebut sudah jadi pembicaraan warga setempat.

Selain membenarkan adanya tiang listrik yang nyaris roboh, camat Seberang Kota juga mengatakan tidak ada koordinasi pihak PLN dan pelaksana pekerjaaan saat membangun jaringan lisdes di kecamatan Seberang Kota, kabupaten Tanjab Barat.

Menurutnya, pihak kecamatan maupun desa tidak diberitahu ada dan tidaknya kewenangan dalam pengawasan proyek lisdes tersebut. "Kita juga tidak ngerti ada kewenangan atau tidak mengawasi proyek lisdes itu. Meskipun demikian kami dari kecamatan selalu menyampaikan kondisi yang ada dilapangan pada pihak pelaksana pekerjaan, termasuk soal posisi pemasangan tiang," kata camat.

Dijelaskannya juga, kondisi tiang yang tidak tegak lurus bahkan ada yang nyaris roboh sudah di sampaikan pada pihak yang melaksanakan pekerjaan. "Menurut mereka (pekerja-Red ) posisi tiang akan dibenahi pada saat pengecoran tapak nya nanti, dengan ada nya pejelasan itu kita percayakan saja pada pekerja," jelasnya.

Dalam hal lain, kami dari kecamatan hanya menyampaikan pada pelaksanaan pekerjaaan jika ada masalah pekerjaan yang tidak sesuai di lapangan, tak mungkin kami menghentikan, malah nanti jadi penghambat takutnya," tambahnya.

Ada atau tidak kewenangan kami mengawasi, yang jelas, kami di Kecamatan dan Desa mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini berjalan lancar. Seperti sosialisasi ke masyarakat terhadap jalur jalur yang akan dilewati tiang," timpal camat.

Sementara kepala PLN Kualatungkal, Lukman, saat diminta tangapan terkait kondisi tiang PLN tersebut mengatakan, pekerjaan belum tangung jawab PLN karena belum selesai dan belum diperiksa serta belum diserah terimakan dari vendor ke PLN jadi belum tangung jawab PLN," katanya.

Ditanyai apa nama perusahaan yag mengerjakan proyek tersebut, Lukman , itu yang tau PlN Jambi," sebutnya.

Terpisah pihak pelaksana pekerjaaan saat dikonfirmasi mengaku itu masih tahap pekerjaan pak belum selesai," jawab yang mengaku sebagai pekerja dan enggan sebutkan nama melalui pesan WhatsApp. (23/6/2020).

Disinggung soal rendahnya mutu pekerjaan sementara anggaran yang dikucurkan pemerintah cukup besar untuk pembangunan jaringan listrik melalui program lisdes tersebut. "Kalau soal itu saya tidak tau pak, karna hanya pekerja bukan pejabat di PLN," jelasnya.

Sayangnya pihak PLN wilayah Jambi belum berhasil di konfirmasi terkait buruknya pekerjaan jaringan lisdes di kecamatan Seberang kota kabupaten Tanjab Barat. Baik secara langsung maupun melalui via telepon.

 

Penulis: Deni Yusni
Editor: Riyan