MUARABULIAN - Guna memenuhi kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengusulkan kuota gas elpiji tiga kilogram sebanyak 12.000 metrik ton di tahun 2026.
Seperti disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Batang Hari, Agus Rachmad di Muarabulian kemarin. Dia mengatakan, di 2026 sebanyak 12.000 metrik ton atau setara empat juta tabungan kuota gas elpiji tiga kilogram diusulkan untuk wilayah setempat.
"Pada 2025 kuota gas elpiji hanya 10.000 ribu metrik ton atau 3,3 juta tabung," ujarnya.
Saat ini tingkat kebutuhan gas elpiji tiga kilogram di Kabupaten Batang Hari membuat pemerintah daerah berupaya mengusulkan kuota sedikit lebih tinggi. Peningkatan jumlah kuota ini disesuaikan dengan tingginya permintaan gas elpiji subsidi. Mayoritas pengguna yaitu kalangan pelaku Usaha, Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM).
"Untuk harga jual sesuai ketentuan eceran tertinggi Rp17 ribu per tabung,"ujarnya.
Sementara itu, jelang menghadapi bulan suci Ramadhan pemerintah daerah juga akan mengajukan kuota gas elpiji cadangan.
Pengajuan kuota itu, guna penambahan pasokan ke setiap kecamatan sebesar 6.000 metrik ton, dalam hal tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan ga elpiji tiga kilogram.
Penulis: IstEditor: Raden Denni








