MUARABULIAN - Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, SE mengatakan, bahwa tema "Batanghari Super Tangguh" hendaknya kita maknai sebagai komitmen bersama untuk membangun masyarakat yang tangguh secara moral, sosial dan spritual. Yang mana Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat karakter, untuk meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persatuan dan kesatuan ditengah masyarakat.
Hal demikian disampaikan Bupati Fadhil Arief pada acara pembukaan Gebyar Semarak Ramadhan Batang Hari Super Tangguh tahun 2026 di ruang kaca rumah dinas Bupati Batang Hari, Senin (2/3/2026).
Dikatakan Bupati Fadhil Arief, bahwa kegiatan Gebyar Semarak Ramadhan Batang Hari Super Tangguh bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan semangat syiar Islam, serta membangun generasi muda Batang Hari yang berakhlak mulia, cerdas dan berdaya saing.
Bupati menilai kegiatan perlombaan seperti lomba ceramah agama, lomba cerdas cermat, lomba azan subuh, doa azan subuh, Hadroh, Rebana dan lomba kitab kuning Da'i se-kabupaten Batang Hari seperti ini harus terus dilaksanakan," tegas Bupati.
Bupati berharap kegiatan seperti ini mampu menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual, sekaligus menggali potensi generasi muda di Kabupaten Batang Hari agara tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan takwa.
Bupati juga berpesan kepada para peserta lomba agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai sarana belajar dan memperbaiki diri.
"Kepada Dewan Juri saya berharap agar daat menjalankan tugas secara objektif dan profesional. Dan juga kegiatan Semarak Ramadhan ini agar dapat dimulai tepat waktu," tegas Bupati Fadhil Arief.
Bupati Fadhil juga mengajak para undangan yang hadir agar tetap bersemangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan ini dan sekiranya dapat memperbanyak amal Soleh sebagai wujud kepatuhan kita kepada Allah SWT, serta berlomba-lomba dalam berbuat amal kebaikan sebagai kewajiban," pungkasnya.
Penulis: Raden Editor: Raden Denni








