KUALA BETARA – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan reses masa persidangan III Tahun 2025–2026 Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Dapil II Betara–Kuala Betara, Albert Chaniago, di RT 11 Dusun Tanjung Harapan, Desa Sungai Dualap, Selasa (23/6/2026). Di tengah guyub rukun warga, ratusan aspirasi mendesak terkait infrastruktur dasar langsung mengalir deras.
Dihadiri Kepala Dinas Perkebunan, perwakilan Dinas Perkim, Sekdes Sungai Dualap, kepala dusun, ketua RT, tokoh masyarakat, pemuda, serta kaum ibu, forum reses ini menjadi wadah nyata bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan tanpa sekat birokrasi yang kaku.
Jalan dan Listrik Jadi Prioritas Utama
Dari berbagai usulan yang mengemuka, dua isu infrastruktur mendominasi pembicaraan: pembangunan dan penambahan tiang listrik, serta peningkatan jalan lingkungan melalui rabat beton. Warga juga menyoroti perlunya perbaikan jalan poros desa yang saat ini masih menyulitkan mobilitas harian.
“Infrastruktur ini bukan sekadar fasilitas, tapi nyawa bagi aktivitas ekonomi kami. Tanpa jalan layak dan penerangan yang memadai, hasil kebun sulit keluar, anak-anak belajar malam hari pun terganggu,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat mewakili perasaan warga.
Masyarakat menilai bahwa aksesibilitas dan energi listrik adalah fondasi utama untuk meningkatkan taraf hidup dan produktivitas di wilayah Kuala Betara.
Albert Chaniago: "Saya Penyambung Lidah Rakyat"
Menyimak setiap curahan hati warganya, Albert Chaniago menegaskan komitmennya sebagai representasi suara rakyat. “Tugas kami adalah mendengar dan menjadi penyambung lidah masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan warga akan kami catat, tampung, dan perjuangkan sesuai kewenangan,” ujarnya dengan tegas namun santun.
Ia tidak memberikan janji muluk-muluk, melainkan penjelasan realistis tentang mekanisme perencanaan pembangunan daerah. “Seluruh aspirasi ini akan kami bawa ke meja pembahasan bersama pemerintah daerah. Kami akan mengawal agar masuk dalam program pembangunan secara bertahap, disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran,” tambahnya.
Pendekatan transparan ini justru diapresiasi warga karena menunjukkan keseriusan legislator dalam mengelola ekspektasi masyarakat sekaligus tetap berkomitmen pada solusi jangka panjang.
Sinergi Eksekutif-Legislatif di Lapangan
Kehadiran Kepala Dinas Perkebunan dan perwakilan Dinas Perkim dalam reses ini dinilai sangat strategis. Hal ini memungkinkan dialog tiga arah antara warga, legislatif, dan eksekutif terjadi secara langsung. Aspirasi yang disampaikan tidak hanya didengar oleh wakil rakyat, tetapi juga langsung mendapat tanggapan teknis dari dinas terkait mengenai kemungkinan realisasinya.
Warga Desa Sungai Dualap berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut. Mereka yakin bahwa dengan dukungan penuh dari Albert Chaniago dan keterbukaan dinas teknis, usulan jalan rabat beton dan jaringan listrik di Dusun Tanjung Harapan bukan sekadar angan-angan, melainkan rencana pembangunan yang akan segera mewujud demi kemajuan Kuala Betara.
Penulis: Andi Editor: Raden Denni








