KUALA TUNGKAL – Kabar gembira bagi orang tua dari keluarga kurang mampu di Tanjung Jabung Barat! Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat resmi meluncurkan program inovatif "GASKAN SAJA" (Gratis Sunat Kapan Saja). Diluncurkan langsung oleh Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., dan Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., di Balai Pertemuan Kantor Bupati pada Senin (03/08), program ini mengubah paradigma layanan khitan massal yang biasanya hanya dilakukan saat liburan sekolah.
Melalui sentuhan tangan pada layar digital sebagai simbol peluncuran, Bupati menegaskan bahwa akses terhadap sunatan gratis kini tidak lagi terikat waktu. Kolaborasi strategis antara Pemkab Tanjab Barat, Dinas Sosial, dan Baznas ini memastikan layanan dapat diakses kapan saja di seluruh 13 kecamatan secara serentak.
Sinergi Tiga Pilar untuk Ketepatan Sasaran
Keunggulan utama "GASKAN SAJA" terletak pada mekanisme pendataan yang presisi. Dinas Sosial bertugas memverifikasi calon penerima manfaat agar bantuan benar-benar menyasar keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam basis data daerah. Sementara itu, seluruh biaya pelaksanaan ditanggung penuh oleh Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat, meringankan beban ekonomi warga tanpa mengurangi kualitas layanan kesehatan.
“Khitan memiliki manfaat besar, baik dari sisi ajaran Islam maupun kesehatan. Inovasi ini memberikan kemudahan karena pendaftaran bisa dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu masa libur sekolah,” ujar Bupati Anwar Sadat dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa selain layanan khitan gratis, setiap peserta juga menerima bingkisan dan santunan sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kesejahteraan anak-anak di daerahnya.
Persyaratan Mudah, Dampak Besar
Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup memenuhi tiga syarat sederhana:
- Anak berasal dari keluarga yang telah terdata dan terverifikasi oleh Dinas Sosial.
- Berusia minimal 5 tahun.
- Melampirkan fotokopi KTP serta Kartu Keluarga orang tua/wali saat mendaftar di Baznas.
Pada acara peluncuran, 98 peserta sunatan massal dari berbagai kecamatan hadir langsung, sementara ratusan lainnya mengikuti prosesi secara daring dari kecamatan masing-masing. Kehadiran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Baznas, serta jajaran OPD terkait menunjukkan dukungan sistemik terhadap program yang menyentuh hajat hidup orang banyak ini.
Dengan "GASKAN SAJA", Tanjung Jabung Barat membuktikan bahwa birokrasi yang responsif mampu menghadirkan solusi konkret bagi masalah sosial. Program ini bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan wujud keberpihakan negara kepada mereka yang paling membutuhkan, sekaligus memperkuat fondasi kesehatan generasi muda demi masa depan daerah yang lebih cerah.
Penulis: Andi Editor: Raden Denni








