TANJAB BARAT – Karakteristik geografis Tanjung Jabung Barat yang unik, dengan aliran sungai besar dan pesisir yang berhadapan langsung dengan Laut Cina Selatan, menuntut sistem transportasi yang tidak hanya maju, tetapi juga mengutamakan keselamatan. Menyadari kompleksitas ini, Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memberikan "pekerjaan rumah" khusus kepada 14 mahasiswa PTDI-STTD yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Senin (19/10/2026).
Dalam audiensi di Ruang Rapat Bupati, Anwar Sadat tidak sekadar menyambut kedatangan para calon ahli transportasi dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) ini. Ia secara spesifik menyoroti isu krusial yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat setempat: keselamatan lalu lintas jalan dan transportasi sungai.
"Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memahami kondisi transportasi di lapangan, mengidentifikasi berbagai permasalahan, serta menyusun rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Bupati.
Bagi mahasiswa Program Studi D-IV Transportasi Darat, Tanjab Barat bisa disebut sebagai "laboratorium" yang menantang. Bupati menekankan bahwa ketersediaan data yang akurat adalah fondasi utama. Data ini sangat vital untuk mendukung pengambilan kebijakan, manajemen, hingga rekayasa lalu lintas yang pada ujungnya bertujuan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan nyawa pengguna jalan.
Selain jalan darat, Anwar Sadat juga menyoroti perlunya perhatian ekstra pada transportasi perairan. Pemeliharaan sarana dan prasarana serta peningkatan pelayanan transportasi sungai menjadi poin penting yang ia harap dapat dikaji dan diberi solusi oleh para mahasiswa.
Dukungan Penuh dan Suasana Kekeluargaan Alumni
Dukungan penuh pemerintah daerah ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Tanjab Barat, Hermansyah, S.STP., M.H. Ia berharap hasil pengamatan dan kajian dari 14 mahasiswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 5 perempuan ini tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan daerah.
Audiensi ini juga terasa istimewa karena dipenuhi oleh suasana kekeluargaan alumni. Kepala Dinas Perhubungan Tanjab Barat, Agus Sumantri, S.HI., M.H., serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, Sofian Kadry, S.Kom., M.Si., turut hadir mendampingi. Keduanya merupakan alumni STTD, sehingga menciptakan ruang diskusi yang cair dan memudahkan transfer ilmu antara pemerintah daerah dengan almamater mereka.
Rombongan mahasiswa PKL didampingi langsung oleh dua dosen pembimbing, Arini Dewi Lestari, S.ST., M.M., M.Tr.T., dan Ataline Muliasari, S.T., M.T.
Dengan bimbingan para dosen dan tantangan nyata dari pemerintah daerah, diharapkan lahir gagasan-gagasan inovatif dari generasi muda transportasi ini. Gagasan tersebut kelak diharapkan mampu menjawab tantangan mobilitas di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan, sekaligus memastikan setiap perjalanan masyarakat Tanjab Barat berakhir dengan selamat sampai tujuan.
Penulis: Andi Editor: Raden Denni








