Selasa, 14 Juli 2020

Aksi di Kantor Bupati, Mahasiswa Tabir Raya Tuntut Perbaiki Infrastruktur

Kamis, 17 Januari 2019 - 14:19:38
Bupati dan Mahasiswa Pendemo Duduk  didepan Kantor Bupati sebelum masuyk keruang Pola

Bupati dan Mahasiswa Pendemo Duduk didepan Kantor Bupati sebelum masuyk keruang Pola

MERANGIN - Setelah Mahasiswa Tabir Barat menggelar aksi demo tuntut penghentian kegiatan PT Rehan, kini giliran Persatuan Mahasiswa Tabir Raya tuntut pemerintah Kabupaten Merangin untuk segera memperbaiki segera infrastruktur jalan dan jembatan yang telah rusak dan hancur.

Dalam aksinya Persatuan Mahasiswa Tabir Raya di Kantor Bupati Merangin, Kamis (17/1/19) memaparkan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan yang yang dinilai tidak layak digunakan. Padahal menurut pendemo, akses jalan dan jembatan tersebut menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.  

Diantara delapan infarstruktur yang menjadi tuntutan mahasiswa adalah, jalan dari simpang Koto Baro Kecamatan Tabir lintas-Tabir Barat; Jembatan gantung Tanjung Gedang  Kelurahan Kampung Baru; Jembatan gantung Maho Danau Kelurahan Dusun Baru; Jalan SPE Kecamatan Tabir Timur; Jalan Desa Seling Kecamatan Tabir; Jalan Rantau Limau Manis; Jalan Pasar Rantau Panjang; dan Jalan Tanjung Gedang, kecamatan Tabir.

“Kami dari Persatuan Mahasiswa Tabir Raya menuntut kepada Bupati Merangin untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak. Bahkan untuk jembatan yang rusak sudah sampai membahayakan jika digunakan, “ kata Ramoini, Korlap aksi demo, kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Merangin Al Haris yang didampingi anggota dewan dan sejumlah pihak terkait mengatakan, sudah menjadi tanggungjawab dirinya untuk memperbaiki infrrastruktur yang rusak. Hanya saja dengan keterbatasan anggaran yang ada, menurut bupati tentu ada skala prioritas.

“Saya ingin cepa-cepat membangun Merangin karena itu tanggungjawab saya. Namun dibatasi dengan anggaran yang terbatas, “ kata Bupati, dalam pertemuan dengan mahasiswa pendemo di ruang pola utama Kantor Bupati Merangin.

            Terkait dengan delapan tuntutan jalan dan jembatan di wilayah Rabir Raya, bupati mengatakan sebagai besar tuntutan tersebut telah dianggarkan Pemerintah Kabupaten Merangin pada tahun 2019.

“Dengan dana milyaran rupiah, hampir semua tuntutan adik-adik itu telah kami anggarakan, “ ungkap bupati.

Menjawab salah salah mahasiswa tentang waktu pasti pelaksanaan proyek infrastrutur yang rusak mulai dikerjakan, Hupati Haris mengatakan  dalam waktu tidak terelalu lama lagi akan mulai dikerjakan. “Mudah-mudahan pada bulan April infrastruktur yang sudah dianggakan akan mulai dikerjakan,” tandas Bupati.

Penulis: Doni Sobri
Editor: Chairudin