Minggu, 20 September 2020

Komisi I Sambangi Rumah Kediaman Korban Dugaan Penganiayaan

Rabu, 18 Desember 2019 - 10:34:18
Komisi I DPRD Batanghari saat menyambangi rumah korban....

Komisi I DPRD Batanghari saat menyambangi rumah korban....

BATANGHARINEWS.COM - Anggota Komisi I DPRD Batanghari pada Selasa (17/12/2019) kemarin, sambangi siswa korban dugaan penganiayaan Anak di bawah Umur yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri, yang diduga dilakukan oleh Oknum Guru beberapa waktu lalu di wilayah kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari.

Komisi I DPRD Batanghari telah memanggil pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan pihak Dinas PPKBPPPA kabupaten Batanghari setelah mendapat laporan dari berbagai kalangan.

"Sebelumnya dinas terkait sudah kami panggil tadi siang tapi kepala Dinas PDK tidak bisa hadir karna kepala dinas di luar kota yang datang hanya Kabid Dikdas," ucap Adison Anggota Komisi I DPRD Batanghari.

Di rumah korban, Anggota Komisi I DPRD Batanghari, mendengar secara langsung pengakuan korban yang di dampingi oleh Ibu kandungnya. Setelah melakukan tanya jawab yang cukup panjang lebar Anggota Komisi I DPRD Batanghari menyimpulkan bahwa berita yang di peroleh ternyata benar dan akan memanggil kepala dinas PDK kembali agar masalah ini cepat di selesaikan secara aturan yang berlaku.

"Ternyata berita itu benar dan kami sudah mendengar sendiri dari korban tentang kronologis awal mula kejadian, akan kami layangkan surat resmi secara kedinasan untuk memanggil kepala dinas PDK kedua kalinya," tegas Adison.

Sementara itu, Camelia Puji Astuti yang juga merupakan Anggota Komisi I DPRD Batanghari dari Fraksi Partai Demokrat yang di dampingi oleh Kuasa Hukum Pribadinya ikut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirinya akan melakukan pendampingan Hukum jika masalah ini tidak segera di selesaikan serta akan memberikan sangsi terhadap Pelaku terduga penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

"Sudah jelas - jelas nyata dari pengakuan korban, kita akan kordinasikan langsung ke Bupati Batanghari agar Bupati Batanghari memberikan sangsi supaya pelaku mempunyai efek jera," ujarnya.

"Kalau secara manusiawi mungkin maaf sudah cukup, tapi orang tua korban tidak terima dan Hukum harus di tegakkan tidak pandang bulu. Bupati dan Dinas terkait harus memberikan sangsi sesuai kesalahan terduga, karna tugas kita adalah membantu masyarakat yang membutuhkan," tegas Camelia.

Dalam kunjungan tersebut, selain Adison dari Fraksi PKS dan Camelia Puji Astuti yang di dampingi Oleh Kuasa Hukum Pribadinya dari Fraksi Demokrat juga hadir Syuip dari Fraksi Gerindra, Tarmizi dari Fraksi PPP serta beberapa Staf. Mereka merupakan Angota Komisi I DPRD Batanghari yang mengawasi dinas terkait.

Pantauan awak media, sebelum kedatangan rombongan Anggota Komisi I DPRD Batanghari, pihak kecamatan Pemayung di dampingi oleh PJS Desa tersebut juga telah hadir di rumah korban.

 

Penulis: Elmir Rayyan/Istimewa
Editor: Riyan