Minggu, 1 November 2020

Sumur Minyak Milik Pertamina di Lopak Alai Terbakar

Kamis, 15 Oktober 2020 - 10:47:41

 

MUAROJAMBI - Kebakaran sumur minyak milik Pertamina terjadi di lokasi Puspa 1 RT 05 Desa lopak alai, kecamatan Kumpeh ulu, kabupaten Muaro Jambi pada Rabu sore.(14/10/20).
 
Kebakaran ini terjadi sekita pukul 17.30 wib saat crew PDSI sedang melakukan pembersihan pipa sumur minyak ( area Scraf service ). Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Kumpe Ulu, IPTU. M. Rafizal.
 
“Kronologi kejadian pada pukul 17.30 wib pada saat crew PDSI sedang melakukan pembersihan pipa sumur minyak ( area Scraf service ) milik Pertamina, namun tiba-tiba dari arah dalam sumur terdengar suara mendesis yang seketika api menjalar dengan cepat dan membakar menara RIG dan terjadi ledakan sebanyak 4 ( empat ) kali,” sebutnya.
 
Mendapat laporan dari kejadian ini, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan RIG SUB Puspa 01.
 
“Kita juga Melakukan koordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Muaro Jambi dan Pertamina, lalu Memasang Police Line di lokasi kebakaran,” sebutnya.
 
Sedangkan untuk kerugian dari kebakaran tersebut masih belum diketahui, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.45 wib, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
 
Sementara itu Tim Penanganan Keadaan Darurat KKKS Pertamina EP Asset 1 Jambi Field (PEP Jambi) berhasil memadamkan api di lokasi sumur PPS-01, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (14/10). Dengan mengerahkan tiga unit fire truck dan satu unit fire jeep, api yang timbul mulai pukul 17.30 berhasil dipadamkan pada pukul 19.25 WIB. Penyebab munculnya api saat ini masih dalam proses investigasi lebih lanjut.
KKKS Pertamina EP Asset 1 Field Jambi pun berhasil melakukan penanganan medis terhadap satu orang kru yang mengalami luka bakar sedang, yang saat ini telah mendapatkan perawatan lebih lanjut di salah 
satu rumah sakit di Kota Jambi.
Saat ini pengamanan dan monitoring sumur pun masih terus dilakukan untuk memastikan lokasi betul-betul aman dan tidak menimbulkan bahaya lebih lanjut bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Field 
Manager PEP Jambi, Hermansyah menjelaskan bahwa sumur PPS-01 adalah sumur produksi yang sedang dilakukan pekerjaan perawatan sumur (well service) sebagai upaya untuk meningkatkan produksi 
minyak dari sumur tersebut. “Saat ini kami masih melakukan investigasi menyeluruh atas kejadian ini, namun dapat kami pastikan bahwa api telah berhasil teratasi dan monitoring lokasi pun terus dilakukan, 
tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Pemda Muaro Jambi yang turut memberikan bantuan satu unit fire truck untuk proses pemadaman ini”, terang Hermansyah.
Sementara itu Adiyanto, Kepala SKKMigas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan yang juga mengawasi KKKS di wilayah Jambi telah memastikan agar KKKS Pertamina EP Asset 1 Jambi melakukan upaya penanganan dengan cepat sesuai dengan prosedur pengamanan hulu migas. "Kegiatan perawatan sumur 
PPS-01 yang sedang dilaksanakan oleh KKKS Pertamina EP Asset 1 Lapangan Jambi telah dilengkapi dengan fasilitas pengamanan operasi yang memadai dengan harapan penanganan kejadian kebakaran ini 
dapat segera teratasi, tentunya kami sangat memperhatikan upaya-upaya yang telah dilakukan dan meminta agar PEP Jambi segera menyampaikan hasil investigasi operasi di sumur PPS-01," imbuhnya.
Kegiatan Work Over merupakan pengerjaan ulang sumur yang sedang beroperasi dan berproduksi, sementara Well Service merupakan kegiatan perawatan sumur, keduanya bertujuan untuk mempertahankan tingkat produksi. " Workover Well Service (WOWS) terhadap sumur-sumur yang ada 
saat ini merupakan salah satu program di seluruh KKKS dalam upayanya mempertahankan tingkat produksi, walaupun kegiatan ini memiliki tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan pengeboran eksplorasi dalam upaya menemukan cadangan migas baru, tentunya hal ini harus dilakukan dengan tetap mengikuti SOP dengan SDM dan peralatan yang mumpuni demi keamanan dan keselamatan pekerja di lapangan, semoga tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari," tutup 
Adiyanto.
 
Penulis: Sutan Muda Daulay/Istimewa
Editor: Riyan