BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin terus bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Merangin ke-52 yang akan dipusatkan di Kecamatan Sungai Manau. Kepastian ini dibahas dalam rapat koordinasi pematangan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Merangin, Senin (8/6). Dalam rapat tersebut, Sekda didampingi oleh Asisten I Setda Merangin, Sukoso, serta dihadiri oleh seluruh jajaran panitia dan pihak terkait. Dalam arahannya, Sekda Zulhifni menegaskan bahwa jadwal pelaksanaan MTQ ke-52 ini ditargetkan mulai bergulir pada awal Juli mendatang. "Rencana kita jadwalkan pada tanggal 4 Juli, tepatnya pada Sabtu malam Minggu," ujar Sekda Zulhifni saat memberikan sambutan. Mengingat waktu pelaksanaan yang kian mendesak, Sekda berharap proses pengerjaan di lapangan tidak terkendala faktor alam. Ia meminta doa dan dukungan semua pihak agar cuaca di wilayah Merangin, khususnya Sungai Manau, tetap mendukung proses persiapan. "Kita tentu berharap cuaca mendukung dan tidak turun hujan lebat, sehingga pembangunan arena utama bisa dikejar secepatnya agar acara dapat berjalan sukses, lancar, dan meriah," tambahnya. Mengenai kesiapan arena, Pemkab Merangin mencatat adanya tren positif pada pengerjaan fisik di lokasi utama. Jika dibandingkan dengan kondisi satu bulan lalu, perkembangan pematangan lahan untuk arena utama MTQ saat ini dinilai sudah menunjukkan kemajuan yang jauh lebih signifikan. Selain kesiapan arena, panitia juga mulai fokus pada pemondokan atau akomodasi para tamu dan kafilah dari berbagai kecamatan. Saat ini, rumah-rumah warga yang akan dijadikan tempat tinggal sementara bagi para peserta sudah mulai diatur (setting). Langkah selanjutnya, panitia tinggal memantapkan koordinasi dengan pihak kecamatan lain untuk memastikan kenyamanan para kafilah selama berkompetisi. Meskipun menunjukkan progres yang baik, rapat koordinasi ini juga menyoroti sejumlah kendala infrastruktur yang dinilai krusial. Sekda Zulhifni mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Merangin untuk segera merampungkan pekerjaan rumah mereka di lapangan. Hingga saat ini, proses pengerasan area lapangan utama MTQ serta akses jalan di sekitarnya diketahui belum selesai. Dinas PU diminta untuk bergerak taktis mengingat waktu efektif yang tersisa kurang dari satu bulan lagi. Infrastruktur jalan dan lapangan yang kokoh menjadi kunci utama untuk mengantisipasi potensi kendala teknis saat malam pembukaan nanti.
Penulis: Doni SobriEditor: Raden Denni








