TANJAB BARAT – Suasana Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (22/9/2026) lalu, terasa lebih dari sekadar rutinitas birokrasi. Di balik ketukan palu Rapat Paripurna Ketiga, terselip "pertarungan" gagasan demi memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 benar-benar memihak rakyat.
Agenda utama hari itu cukup krusial: Penyampaian tanggapan Bupati Tanjab Barat terhadap Pemandangan Umum fraksi-fraksi DPRD. Ini adalah momen di mana legislatif "menagih" janji dan arah kebijakan eksekutif sebelum angka-angka anggaran dikunci menjadi hukum.
Bukan Sekadar Menggugurkan Kewajiban
Berbeda dengan pembahasan tahun-tahun sebelumnya, nada yang dimainkan oleh fraksi-fraksi DPRD kali ini terdengar lebih tegas. Mereka tidak hanya berbicara soal berapa triliun rupiah yang masuk dan keluar, tetapi *ke mana* uang itu bermuara.
"pembahasan APBD 2027 tidak hanya berkaitan dengan angka-angka, tetapi menyangkut bagaimana anggaran diarahkan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik,"_ tegas salah satu poin penting yang mengemuka dalam sidang tersebut.
DPRD tampaknya ingin memastikan bahwa APBD 2027 bukan sekadar dokumen administratif, melainkan "senjata" ampuh untuk menjawab keresahan masyarakat Tanjab Barat, mulai dari infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan.
Momen Pembuktian Sinergi Eksekutif-Legislatif
Tanggapan yang disampaikan Bupati menjadi sorotan. Pihak eksekutif diminta untuk tidak hanya defensif, tetapi transparan dalam memaparkan strategi fiskal daerah. Rapat ini menjadi ujian pertama bagi sinergi antara "DPRD Pengawas" dan "Bupati Pelaksana" dalam merumuskan wajah Tanjab Barat di tahun 2027.
Publik kini menantikan apakah catatan-catatan kritis dari fraksi DPRD akan diakomodasi dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) nantinya.
Harapan Besar untuk Tanjab Barat
Menjelang akhir tahun 2026, pembahasan APBD 2027 menjadi sinyal awal bagi investor dan masyarakat tentang kesehatan fiskal daerah. Dengan adanya tanggapan Bupati dalam paripurna ini, proses selanjutnya diharapkan semakin transparan.
Masyarakat Tanjab Barat kini menanti with high expectation: Apakah APBD 2027 nanti akan menjadi anggaran yang "hidup" dan menyentuh kebutuhan riil, atau hanya sekadar angka di atas kertas?
Penulis: Andi Editor: Raden Denni








