Selasa, 20 Oktober 2026

Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al Jailani, Anwar Sadat Panjatkan Doa untuk Jambi Bebas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:47:41

 

JAMBI – Di tengah kepulan asap yang masih menyelimuti langit Provinsi Jambi, ribuan umat Muslim memadati Pendopo Majelis Ilmi Wa Dzikri Al-Hidayah, Minggu (18/10/2026). Bukan sekadar untuk merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-7 majelis atau Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al Jailani, kehadiran mereka membawa satu harapan mendesak: memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan dan mengakhiri musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
 
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., yang hadir di tengah jamaah, memimpin munajat tersebut dengan penuh khidmat. Bagi Bupati, acara ini bukan hanya ritual tahunan, melainkan "ikhtiar langit" di saat upaya fisik di lapangan menemui jalan terjal.
 
"Kita berdoa melalui tawasul kepada Sultanul Auliya Syekh Abdul Qadir Jaelani. Kita memohon pertolongan Allah agar musibah ini segera diangkat," ujar Anwar Sadat di sela-sela acara.
 
Kecemasan akan Kelompok Rentan
 
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan kegelisahan mendalam akibat kabut asap yang kian pekat. Ia menyoroti dampak kesehatan yang mengintai kelompok paling rentan.
 
"Kabut asap ini sangat mengkhawatirkan. Bayi, balita, lansia, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit pernapasan adalah yang paling terdampak. Kita ingin mereka bisa beraktivitas dengan aman dan menghirup udara yang bersih," tegasnya.
 
Anwar Sadat juga memaparkan realitas di lapangan yang tak mudah. Api sering kali bersembunyi di area gambut atau hutan yang sulit dijangkau, baik oleh manusia maupun kendaraan, membuat upaya pemadaman menjadi sangat lambat. Oleh karena itu, selain upaya logistik, doa menjadi senjata utama yang diharapkan mampu menembus langit.
 
"Mudah-mudahan tidak lagi terjadi kebakaran, dan Allah SWT dengan segera menurunkan hujan yang membasahi bumi Jambi," tambahnya penuh harap.
 
Meneladani Akhlak di Tengah Ujian
 
Acara yang juga marks peringatan Harlah ke-7 Majelis Ilmi Wa Dzikri Al-Hidayah ini menghadirkan penceramah kondang, Habib Ahmad bin Muhammad Al-Habshi dari Surakarta, Jawa Tengah.
 
Dalam tausiahnya, Habib Ahmad mengajak jamaah untuk tidak kehilangan harapan (husnuzan) kepada Allah. Ia mengingatkan bahwa ujian berupa kabut asap dan bencana alam adalah momentum untuk kembali mendekatkan diri, memperbanyak istigfar, dan menjaga lisan serta perbuatan.
 
"Peringatan haul bukan sekadar tradisi, tapi cara kita mengambil cahaya dari kehidupan para wali Allah agar kita mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW di tengah ujian zaman," pesan Habib Ahmad.
 
Solidaritas Lintas Sektor
 
Suasana haru dan penuh harapan itu turut dihadiri oleh unsur pimpinan daerah, menunjukkan solidnya sinergi antara ulama, umara, dan kepolisian. Tampak hadir Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto dan Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. K.H. Umar Yusuf.
 
Kehadiran mereka di tengah jamaah menjadi simbol bahwa Pemerintah Provinsi Jambi beserta jajaran Forkopimda dan tokoh agama berdiri bahu-membahu, baik secara fisik memadamkan api maupun secara spiritual membasuh bumi Jambi dengan doa, menanti datangnya rahmat hujan dari langit-Nya.
Penulis: Andi
Editor: Raden Denni