Minggu, 11 April 2021

Kadinkes Batanghari Dampingi Penilaian Asuhan Mandiri Tingkat Provinsi Jambi

Kamis, 13 Juni 2019 - 16:42:35

BATANGHARI- Pada tahun 2019 ini kabupaten Batang Hari mewakili Penilaian Asuhan Mandiri melalui Toga dan Apeksur tingkat provinsi Jambi yang diwakilkan oleh Desa Teluk Melintang kecamatan Mersam.

Hadir dalam kesmpatan itu, Bupati Batanghari Ir Syahirsyah Sy diwakili oleh Kepala dinas kesehatan Hj Dr Elfi, M.Kes, hadir juga Ketua Tim Penilai Kabid Yankes Dinkes provinsi Jambi Khalid, SKM, M. Kes Kasi Yankes primer dan tradiosional Ms H Safrizal Dewan juri lainnya didampingi oleh Camat Mersam M Syar'i Saman, Kades Teluk Melintang Muslim Ansori seta Ibu PKK kecamatan mersam.

 

 

Kades Teluk Melintang Muslim Ansori Dalam penyampaian sambutannya, Desa Teluk melintang telah membentuk Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Akupresur sejak 2017. Ini mulai dikembangkan melalui Ibu PKK. “ Kita memberikan pelatihan kepada masyarakat dan ibu PKK untuk pemamfaatn tanaman obatan yang bisa di mamfaatkan, serta melestarikan tanamannya,” ujar Kades.

 

Ketua Tim penilai Provinsi Jambi Khalid, SKM,M.Kes mengapresiasi kepada  pihak desa dan kecamatan dalam penilaian tersebut. Semoga apa yang di nilai nanti sesuai apa yang telah di usahakan sebagai desa terbaik dalam penilaian asuhan mandiri pemamfaatan toga dan akpesur hingga ke tinggat Nasional.

 

Bupati Batanghari Ir Syahirsah Sy diwakili Kadinkes Batang Hari Hj Dr Elfi saat memberikan sambutan menyebutkan, Salah satu strategi pembangunan kesehatan adalah mendorong masyarakat agar mampu memelihara kesehatannya, serta mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri.

“ Saya ingin menegaskan germas hidup sehat melalui kelompok asuhan mandiri yang memafaatkan taman obat keluarga dan akupresur dapat menguatkan pembangunan kesehatan yang mengedepankan upaya promotif preventif,” tegasnya.

 

Germas hidup sehat juga bertujuan untuk menurunkan beban penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

 

“ Kita harap minat masyarakat untuk menggali potensi tanaman obat lebih dalam lagi.  Banyak sekali jenis tanaman yang berkhasiat sebagai obat dan dapat memanfaatkan lokasi kecil baik dirumah maupun di kebun untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat obat. Selain itu bisa juga meningkatkan perekonomian dengan menjualbelikan hasil olahan dari tanaman obat-obatan tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Kms Khairudin
Editor: Rian