Kamis, 11 Agustus 2022

Toilet Sekolah Bernilai 124 Juta di Batanghari Disorot

Rabu, 03 November 2021 - 17:36:47
Salah satu Gedung Toilet yang di bangun bernilai 124 juta

Salah satu Gedung Toilet yang di bangun bernilai 124 juta

MUARABULIAN - Direktoral Jendral Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Jambi pada penyerahan penghargaan Wajar tanpa pengeculian (WTP), di ruang pula kantor Bupati Batanghari, Selasa (02/11/2021) menyoroti sejumlah kejanggalan terhadap efesiensi anggaran pembangunan di kabupaten Batanghari.

Kakanwil DJPB Supendi mempertanyakan, pada pembangunan toilet Sekolah Dasar yang memakan anggaran124 juta lebih itu seperti luas bangunannya.

" Seberapa luas bangunanya ya, sehingga memakan anggaran sebesar itu," cetus Supendi.

Terkait hal tersebut, Kadis Pendidikan dan Kebduayaan Batanghari Agung Wihadi melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Ahmad Yani diwawancari mengatakan pada tahun 2021 didisdikbud Batanghari melaksanakan kegiatan pembangunan Toilet  melalui dana alokasi khusus (DAK).

Sarana toilet yang dibangun melalui sumber dana APBN itu memakan biaya kurang lebih 125 juta, untuk setiap kegiatan pembangunan toilet.

" Ada tiga titik pembangunan toilet yaitu SDN 141/I Terentang, SDN 186/I Sridadi dan SDN 93/I Lopak Aur," jelas Kabid Dikdas.

Ia membeberkan, toilet yang memakan biaya ratusan juta itu sudah dihitung oleh konsultan perencana. Selain itu juga, Pagu yang telah ditetapkan sudah sesuai dengan petunjuk teknis DAK 2021.

" Lebih rincinya, ada beban biaya Jasa Kuntruksi, K3,  pembangunan sanitasi, dua toilet jongkok, dua toilet duduk, serta tempat penampungan air (Tedmon)," paparnya A Yani.

Untuk luas bangunan toilet yang di bangun 8 x 4,25 m2. Dengan posisi disekat antara toilet laki-laki dan perempuan. Ia juga menyebutkan, toilet yang dibangun merupakan toilet layak dan aman untuk siswa disekolah yang sudah sesuai dengan standar kebutuhannya.

Lanjut Yani mengatakaan pembangunan Tiga toilet itu sudah dimulai sejak 24 Agustus 2021.Kegiatan tersebut sudah ada yang seratus persen dikerakan dua diantaranya masih dalam tahap finishing.


Sementara, untuk rekanan yang melaksnakan setiap kegiatan berbeda. Seperti SDN 141/I Dikerjakan CV Surya Tunggal, SDN 186/ Sridadi rekannya CV Padi Subur. Sementara untuk rekanan yang mengerjakan di terentang Yani meminta waktu untuk menanyakan ke bawahanya terlebih dahulu.

" Nanti saya infokan lagi, karenan staf saya sedang turun ke lapangan," pungkasnya.

Penulis: Kms Chairudin
Editor: Ch/El